ﷲGimaN▄▀▄™

Just another WordPress.com weblog

Apresiasi Seni Nusantara- Duta Seni Pelajar se Jawa-BAli

Festival Nusantara 2008 Buat halaman ini dlm format PDF Cetak halaman ini Kirim halaman ini ke teman via E-mail
Ditulis oleh Administrator
Wednesday, 14 May 2008
FESTIVAL NUSANTARA 2008
26-28 MEI 2008
Ruang Apresiasi & Edukasi Nilai Budaya ke-NUSANTARA -an dan
etalase Seni Pelajar dari :
47 Jaringan Paguyuban Peminat Seni Tradisi
Jawa Timur (PPST) dan
12 Jaringan Pendidikan Seni Nusantara:
1. Sumatera Utara
2. Tapanuli Utara
3. Sumatera Barat
4. Jawa Barat
5. Jawa Timur
6. Sulawesi Tenggara
7. Sulawesi Utara
8. Sulawesi Selatan
9. Kalimantan Timur
10. Nusa Tenggara Barat
11. Nusa Tenggara Timur
12. Irian Jaya Barat
Tempat Kegiatan:
Pakuwon Trade Centre
G Walk Citra Raya
Universitas Airlangga Surabaya
Universitas Negeri Surabaya
dan beberapa sekolah pilihan di Surabaya
Konsep Program
Festival Nusantara 2008 merupakan forum, ajang tampilnya kreativitas kesenian dari kekayaan budaya, yang akan meningkatkan pengenalan, pemahaman dan
semangat aktualisasi diri dari nilai- nilai budaya di dunia pendidikan.
Kegiatan ini di satu sisi diharap dapat memberikan nilai apresiasi dan kepedulian, yang sekaligus menjadi instrumen penggerak yang konkret dalam menghadapi ancaman pudarnya
ke-NUSANTARA-an; dan di sisi lain dapat menumbuhkan serta meluaskan wawasan budaya yang cerdas dalam usaha memperbaiki diri secara paradigmatik.
Gagasan Penyelenggaraan
Festival Nusantara 2008 akan menjadi peristiwa budaya yang spesifik di Jawa Timur berskala nasional, apalagi secara historik Jawa Timur adalah pusat peradaban Nusantara pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit.
Selain akan menjadi ikon baru bagi Jawa Timur, kegiatan perdana ini sekaligus turut memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional dan Kebangkitan Nasional 2008
Dari sisi geografis, Jawa Timur yang tepat berada di tengah Indonesia, infrastruktur maupun karakter masyarakatnya yang dinamis, pluralistis dan terbuka, kiranya akan menjadi landasan
kuat untuk memposisikan Festival Nusantara sebagai pusat dan etalase dari BHINNEKA TUNGGAL IKA budaya NUSANTARA.
Tujuan Penyelenggaraan
Membangun ajang kreatif dan apresiasi kesenian sebagai cerminan budaya NUSANTARA dan martabat masyarakat “Bhinneka Tunggal Ika”
Membangun wahana dan wacana pembelajaran seni budaya yang realistis dan kontekstual, berorientasi pada kecerdasan kompleks (MI= multiple intelligence), dalam dunia pendidikan Indonesia
Membangun rasa saling-tahu, saling-nikmati, saling peduli, dan saling-butuhkan, dari berbagai kelompok sosial bangsa yang sekarang cenderung berbingkai-bingkai
Bentuk Kegiatan
Pameran
Yaitu sebuah penyajian fisik (produk/karya, contoh, duplikati atau miniatur), audio visual, foto maupun data berupa kit media komunikasi ( brosur, leaflet, poster, buku dll.) tentang segala potensi, prestasi dan dokumentasi hasil pembelajaran seni budaya NUSANTARA.
Pertunjukan
Yaitu sebuah penyajian seni budaya Nusantara, berupa seni pertunjukan (tari/musik),
hasil pembelajaran di sekolah. Penyaji/pesertanya adalah : para delegasi tamu dari berbagai propinsi dan penyaji khusus dari tuan rumah Jawa Timur.
Bentuk Kegiatan
Workshop
Yaitu sebuah paket pelatihan bagi guru kesenian tentang pembelajaran seni budaya nusantara ; tutor Prof.DR.Wayan Dibia, Endo Suanda dan Putu Wijaya.
Diskusi
Yaitu sebuah forum berbagi pemahaman para siswa dari sisi “cross-cultural understanding,”
dan keluasan referensi seni.
Anjangsana
Yaitu berkunjung, pentas dan dialog antar siswa di sekolah pilihan di Kota Surabaya
Ceremonial Pembukaan
Selasa, 27 Mei 2008
Pkl. 11.00 WIB
diselenggarakan di Pakuwon Trade Centre
Surabaya
dibuka oleh Gubernur Jawa Timur
Dihadiri oleh:
MUSPIDA & Tokoh/VIP Jawa Timur
Bupati dan Walikota Se-Jawa Timur
Kepala Dinas Pendidikan Nasional SeJatim
Masyarakat umum
Perwakilan Negara Sahabat
Penyelenggara:
Pendidikan Seni Nusantara
Citra Nusantara Network
Pemerintah Propinsi Jawa Timur
Susunan Acara
Senin, 26 Mei 2008
08.00-12.00 : Penyambutan Delegasi di stasiun Kereta Api, Pelabuhan, Bandara
15.00-17.00 : Technical Meeting Delegasi di Asrama Haji Surabaya
19.00-22.00 : Malam Keakraban dan ramah tamah di Asrama Haji Surabaya
Selasa, 27 Mei 2008
08.00-10.00 : Galdi Resik dan Persiapan Seremonial Pembukaan di Pakuwon Trade Centre (PTC), Surabaya
11.00-12.00 : Seremonial Pembukaan di PTC
12.00-14.00 : Konser l (PPST) di PTC
14.00-15.00 : Konser ll (FN) di PTC
15.00-17.00 : Konser lll (PPST) di PTC
19.00-20.00 : Konser IV (FN) di PTC
20.00-21.00 : Konser V (PPST) di PTC
Rabu, 28 Mei 2008
08.00-12.00 : Anjangsana Sekolah di Surabaya
13.00-16.00 : Diskusi di kampus UNAIR
19.00-21.00 : Malam penutupan di Ballroom PTC
Kamis, 29 Mei 2008
10.00 : Delegasi Check Out dari Asrama Haji Surabaya
Informasi:
Acmad Fauzi
Sekretariat : Jln. Taman Mayangkara No.6 Surabaya .
Telp./Fax. 5610432
HP 031- 70028802, 081 330 89 73 72
<!–
document.write( ‘<span style=\’display: none;\’>’ );
//–>
Alamat e-mail ini telah diblok oleh spam bots, Anda membutuhkan Javascript untuk melihatnya
<!–
document.write( ‘</’ );
document.write( ‘span>’ );
//–>
Publikasi ini disebarluaskan oleh
Abdul Malik
Staff Departemen Dokumentasi dan Informasi
Dewan Kesenian Jawa Timur
Sekretariat : Jln. Taman Mayangkara No.6
Eks Komplek Museum Mpu Tantular
Surabaya . Telp./Fax. 5610432
Dan setelah diadakan nya APRESIASI SENI NUSANTARA Selang Beerapa Bulan Diadakan Duta Seni Pelajar JAtim pada Bulan Juli awal.
Pementasan Duta Seni Pelajar se-Jawa-Bali Tahun 2008 PDF Print
07-07-2008

Dalam rangka memantapkan solidaritas sosial, persaudaraan, kesatuan dan persatuan antar pelajar serta menjaga sinergisitas kegiatan dunia pendidikan di kalangan generasi muda, Minggu (5/7) malam, Sekretaris Daerah Provinsi Bali Drs. I Nyoman Yasa, M.Si, mewakili Gubernur Bali didampingi Ketua DPRD Provinsi Bali serta Kepala Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Bali membuka secara resmi Pementasan Duta Seni Pelajar se-Jawa-Bali di Gedung Terbuka Ardha Candra, Art Center, Denpasar ditandai dengan pemukulan kentongan.

Penyelenggaraan Duta Seni Pelajar ini merupakan kesepakatan bersama antara Provinsi Jawa dan Bali dalam bidang pemerintahan dalam bentuk kreatifitas budaya daerah yang dimiliki oleh masing-masing Provinsi dalam bentuk pentas kesenian bagi pelajar se-Jawa-Bali, mengambil tema : Bersatu Membangun Bangsa Melalui Pentas Dunia Seni Pelajar se-Jawa-Bali. Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 5 s/d 8 Juli 2008, diikuti delegasi dari tujuh Provinsi se-Jawa-Bali terdiri dari delegasi dari duta tujuh Provinsi se-Jawa-Bali yakni delegasi dari Provinsi Banten, delegasi dari DKI Jakarta, delegasi dari Provinsi Jawa Barat, delegasi Jateng, delegasi DIY, delegasi Jatim, dan Bali berjumlah 354 orang.


Mengawali sambutan tertulis Gubernur Bali yang dibacakan Sekretaris Daerah Bali Drs. I Nyoman Yasa, M.Si, menyampaikan selamat datang di Pulau Dewata kepada seluruh peserta duta seni pelajar se-Jawa dan Bali, serta menyambut gembira karena kegiatan ini dinilai dapat menjalin tali persahabatan para pelajar, meningkatkan apresiasi pelajar terhadap kecintaan seni serta saling tukar informasi tentang seni budaya daerah masing-masing sehingga dapat memberikan wawasan seni budaya yang lebih luas bagi para generasi yang akan datang. Lebih lanjut dikatakan, Duta Seni Pelajar ini merupakan salah satu bentuk upaya mencerdaskan sosial, emosional dan memberikan kesempatan kepada para pelajar untuk berkreatifitas serta bertanggung jawab terhadap kehidupan seni yang adi luhung warisan dari para leluhur kita. Melalui pentas seni budaya ini Gubernur mengajak segenap delegasi untuk memetik hal-hal yang bermakna positif sehingga kita dapat bersatu, aman, tentram dan damai dan tidak mudah dipecah belah. Diharapkan dengan pergelaran Duta Seni Pelajar se-Jawa-Bali Tahun 2008 ini akan memberikan semangat baru kepada semua peserta sehingga program ini di tahun mendatang bisa lebih dikembangkan.



Sementara Gusti Ayu Wardani, SH, Kasubdin Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Nasional Provinsi Bali dalam laporannya mengatakan, tujuan penyelenggaraan Pentas Seni Budaya ini adalah menumbuhkan cinta tanah air di kalangan pelajar media seni yang beraneka seni sebagai bukti tingginya peradaban budaya kita, menjadi wadah penyaluran minat bakat dan kreatifitas seni para pelajar dalam mendukung program pemerintah melestarikan, mengembangkan seni budaya nasional, serta sebagai media pengenalan wilayah masing-masing Provinsi se-Jawa-Bali. Pementasan Duta Seni Pelajar se-Jawa-Bali disambut dengan tari Galang Kangin dari Sanggar Pelangi Budaya Nusantara, dihadiri Asisten Kementerian Pemuda dan Olah Raga RI, Walikota Denpasar, para Kepala Dinas di tujuh Provinsi, para pengamat seni, diantaranya I Wayan Dibya, I Made Bandem, Wayan Rai S, dan Kepala Dinas dan Badan di lingkungan Provinsi Bali

Dan Salah Satu pesertanya adalahh satunya adalah alumni smp 4 yang  menjadi duta seni pelajar

25 Agustus 2008…3:27 pm

Jadi Duta Seni Pelajar

Lompat ke Komentar

Namanya Sandidhea Cahyo. Siswa kelas 12 SMAN 5 Malang ini mengantongi prestasi luar biasa di bidang seni. Diantaranya, Juara Umum Ludruk Remaja tingkat Jawa Timur, 15 terbaik Jelajah Budaya Jatim, dan yang terbaru Duta Seni Pelajar se Jawa Bali. Di ajang yang terakhir itu, Dhea berhasil meraih gelar penampil terbaik. Berkecimpung di dunia seni sudah dilakukannya sejak masih TK. Kesenian yang paling disukainya adalah seni tari.

“Saya semakin menyukai tari karena anak muda jarang yang mau melestarikan budaya tari ini. Dan tidak banyak cowok yang suka dengan tari tradisional,” ungkap Dhea.

Baginya, menari bukan hanya untuk perempuan. Sebab ada tarian yang memerankan tokoh laki-laki. Seperti tari remo, tari topeng bapang dan masih banyak lagi. Saat menjadi duta seni pelajar se Jawa Bali, Dhea membawakan tari Purboretno Sayembara. Tarian itu mengisahkan sosok panji yang mengikuti sayembara. Hingga akhirnya bisa menjadi Senopati. Lakon-lakon yang dimainkan ini baginya sangat menantang. Di setiap tarian selalu ada pesan yang bisa diambil hikmahnya.

“Tidak benar kalau menari hanya untuk perempuan saja. Dan, meski suka menari tidak berpengaruh pada kepribadian saya yang lantas menjadi kemayu,” tegasnya.

Diakuinya, darah seni yang mengalir ditubuhnya itu bersumber dari ayahnya. Ayah Dhea adalah guru seni di SMPN 4 Malang. dan sejak kecil sang Ayah lah yang membimbingnya sehingga menjadi penari yang handal.

Berlatih bersama Ayah menjadi rutinitasnya. Kini puluhan piala sudah dikoleksinya. Ia pun menjadi andalan Kota Malang di setiap ajang lomba seni tari maupun ludruk. “Di sekolah, biasanya kalau ada wisuda saya juga sering diminta tampil. Biasanya saya menampilkan kidungan kalau saat wisuda,” ungkap remaja kelahiran Malang 19 Oktober 1990 ini. (oci/udi) (Lailatul Rosida/malangpost)

Dan bagaiman ya sambutan dari Kadisbud Provinsi BALI.

Pesta Kesenian Bali adalah sebuah wadah pelestarian dan pengembangan seni Bali yang adi luhung dan sekaligus sebagai landasan dasar dalam pembangunan Bali yang berkelanjutan.

Dalam perjalanannya Pesta Kesenian Bali sejak Tahun 1979 yang digagas oleh Bapak Prof. DR. Ida Bagus Mantra sampai saat ini masih sangat mendapat dukungan dari masyarakat Bali serta perhatian dari Seniman Nasional maupun dunia Internasional yang dibuktikan dengan setiap tahunnya seniman luar daerah dan luar negeri tersebut selalu hadir dan berpartisipasi penuh untuk memeriahkan Pesta Kesenian Bali dimaksud.

Perjalanan Pesta Kesenian Bali Tahun 2008 telah memasuki usia yang ke Tiga Puluh Tahun “Tiga Dasa Warsa” Pesta Kesenian Bali. Tentunya dalam perjalanan di tahun ini adalah merupakan mementum yang sangat strategis dalam pembangunan seni budaya maupun pembangunan bagi Bali dan Nasional secara utuh karena Event Pesta Kesenian Bali di Tahun 2008 ini bertepatan dengan 50 Tahun Pemerintah Provinsi Bali dan 100 Tahun Hari Kebangkitan Nasional serta Visit Indonesia Year 2008.

Pesta Kesenian Bali ke XXX Tahun 2008 akan diselenggarakan sejak tanggal 14 Juni sampai dengan 12 Juli 2008, dengan mengambil tema “Citta Wretti Nirodha” Pengendalian Diri Menuju Keseimbangan dan Keharmohisan.

Atas upaya kebersamaan menjaga Pelestarian dan Pengembangan Seni Budaya Bali memasuki Tiga Dasa Warsa, maka sudah sepatutnya dalam penyajian materi pada Pesta Kesenian Bali ini menampilkan kesenian-kesenian unggulan sebagai puncak apresiasi seni yang dimiliki oleh masyarakat Bali, Nasional dan Internasional.

Atas Doa Restu dan dukungan masyarakat Bali kita bangun kebersamaan dalam pelaksanaan Pesta Kesenian Bali XXX-2008 sehingga Seni Budaya Bali semakin lestari keberadaannya.

Om Shanti, Shanti, Shanti, Om

KEGIATAN UNGGULAN

Berdasarkan evaluasi dan memandang penyelenggaraan PKB XXX tahun 2008, merupaan momentum yang sangat penting, maka dirancang program unggulan PKB selama 29 tahun perjalanannya, diantaranya :

1. Pawai

Peserta utama pawai pembukaan Pesta Kesenian Bali akan diisi oleh Kota dan Kabupaten se-Bali, melibatkan 200-300 orang seniman dengan menampilakan berbagai atraksi kesenian sebagai unggulan dari masing-masing daerah. Penampilan pawai  dimaksudkan memberikan peluang secara maksimal dalam penggarapan dengan berpedoman pada presentase penampilan yakni 60% adalah bersifat  pelestarian dan 40% bersifat pengembangan atau kreasi.

2. Kegiatan Kesenian Unggulan Lokal, Nasional dan Internasional:
2.1. Program Unggulan Provinsi Bali

a. Regional dan Internasional :
Diprogramkan beberapa kesenian unggulan dan partisipasi se-Asia dan seniman           internasional, diantaranya :
• Asia Dance-Musik Festival .
• Festival Wayang Internasional.

b. Nasional
Rancangan beberapa kesenian unggulan secara nasional, yang bisa diikuti oleh           para seniman se-Indonesia, diantaranya:
• Pementasan seni Duta Pelajar se-jawa-Bali diantaranya: DKI Jakarta, Jawa               Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Banten dan Bali (Dinas Prov.               Bali).
• Festival Karya Seni Tradisional Daerah se-Mitra Praja Utama (MPU).
• Festival Keroncong se-Indonesia oleh Biro BKPP Prov. Bali.

c. Lokal
Rancangan kesenian lokal, pada penyelenggaraan PKB 2008 akan lebih bersifat            terbuka, dengan menempatkan ke-khas/langgam/gaya dari masing-masing            daerah  (Kota/Kabupaten). Dan juga akan diprogram kesenian-kesenian yang            telah diprogramkan dan terbaik dalam kurun waktu 30 tahun, perjalanan PKB,            diantaranya:
• Parade karya-karya terbaik oleh komposer dan koreografer dari para maestro               Bali,2 kesenian
• Garapan Sendratari Kolosal.
• Parade Kejayaan Drama Gong tahun 1980-an, 3 kesenian
• Menampilkan sebuah bentuk pelestarian dan pengembangan kesenian dari              sebuah yayasan dan group yang telah eksis dibidang seni pertunjukan, 2              kesenian.
• Menampilkan puncak-puncak kesenian selama 29 tahun diantaranya:

1. Topeng Legong.
2. Garapan Kreasi Fragmen Tari Anak-anak Kolosal.
3. Arja Klasik RRI Denpasar.
4. Arja Inovasi Kreasi.
5. Calonarang Inovasi/Klasik.
6. Tarian-tarian Kreasi Lepas.
7. Musik Lagu dan Tari.
8. Genggong/Gong Suling.
9. Prembon.
10. Permainan Anak-anak/Remaja.
11. Komposisi Musik (Kolaborasi).
12. Lagu Pop Bali Lepas.
13. Usulan Kesenian Lain-lain.

2.2. Unggulan dan Partisipasi Kota dan Kabupaten
a. Kegiatan Parade

Parade Gong Kebyar Tahun 1960-1980-an.
Parade Gong Kebyar Anak-anak.
Parade Fragmen dengan iringan Baleganjur.
Parade Nglawang Remaja Khas Kota dan Kabupaten.
Parade CAK.
Parade Lagu POP Bali (Remaja dan Anak-anak).
Parade Angklung Kebyar.
Parade Gong Kebyar Wanita.
Parade seniman Tua.

b. Kegiatan Lomba
Lomba Ibu-ibu PKK, Lomba Kerajinan, Lomba Nyastra, Lomba Jurnalis, Lomba          Cipta Lagu POP Bali, Lomba Melukis Remaja dan Anak-anak, dan Lomba Photo.

c. Kegiatan
Menampilkan satu unggulan kesenian yang tumbuh di masing- masing daerah,          diantaranya

Kesenian Gambuh oleh :
Kabupaten Gianyar dengan langgam Desa Batuan, Kotamadya Denpasar dengan langgam Kelurahan Pedungan, dan Kabupaten Karangasem dengan langgam Desa Bebandem.
Kesenian Wayang Wong oleh :
Kabupaten Buleleng dengan langgam Desa Tejakula.
Kabupaten Badung dengan langgam Desa Carangsari Petang. Kabupaten Jembrana.
Kesenian Baris Gede dan Rejang, oleh :
Kabupaten Tabanan dengan langgam Desa Kerambitan. Kabupaten Bangli dengan langgam Desa Batur. Kabupaten Klungkung dengan langgam Nusa Penida.
Menampilkan satu kesenian Kerawitan langka dalam bentuk konser kerawitan diantaranya:
Gamelan Gambang, Gamelan Selonding, Gamelan Saron, Gamelan Semara Pagulingan atau Palegongan, Gamelan Genggong, Gamelan Kembang Kirang.
Menampilkan satu kesenian sosial yang dapat dipilih diantaranya :
Kembang Jangger, Kembang Girang, Dag, Joged Bumbung, Gandrung, Ibing-ibingan, dan lain-lainnya.
Menampilkan satu kesenian sebagai bentuk pengembangan (Kreasi Kontemporer, Kolaborasi, dll)

2.3. Pameran
a. Menampilkan produk-produk unggulan Perindustrian Pangan, Kerajinan dan               Desain.
b.  Pameran Photo dan Film Dokumentasi PKB 1979 s.d 2007.
c.  Pameran Buku-buku tentang PKB dan budaya Bali.
d.  Pameran Lukisan.
e.  Pameran Arsitektur.

2.4. Sarasehan
a. Symposium Budaya secara luas dengan mengarah pada penyelenggaraan PKB              ke depan dan akan dikembangkan pada bentuk kongres Kebudayaan Bali I.
b. Temu budaya bentuk demonstrasi dengan arah multimedia menyangkut tema              PKB 2008 secara mendalam.
c. Rembug budaya tentang pelestarian seni pertunjukan klasik dan tradisional Bali.

About these ads

1 November 2008 - Posted by | Uncategorized

1 Komentar »

  1. TAg Ada yang ksh Qw KomEntar

    Komentar oleh Pak_d | 23 Desember 2008 | Balas


Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: